PT LINTAS DIRGA NUSANTARA COLD STORAGE

“Cara Memilih Cold Storage yang Tepat untuk Bisnis Anda”

cold storage untuk bisnis

ARIFIN

11/19/20252 min read

Bagi bisnis yang bergerak di industri makanan, minuman, daging, seafood, distribusi, hingga farmasi, memilih cold storage yang tepat adalah keputusan penting. Pemilihan fasilitas yang salah bisa menyebabkan produk rusak, biaya meningkat, atau keterlambatan distribusi.

Agar bisnis Anda tetap efisien, berikut panduan lengkap memilih cold storage yang sesuai kebutuhan.

1. Tentukan Kebutuhan Suhu Produk Anda

Setiap produk memiliki standar suhu berbeda. Pastikan fasilitas yang Anda pilih menyediakan jenis cold room yang sesuai:

  • Chiller (0–10°C): sayuran, minuman, dairy, buah, makanan segar

  • Freezer (-18°C): frozen food, daging, ayam, seafood

  • Blast Freezer (-35°C sampai -40°C): pembekuan cepat

Cold storage yang tepat harus memiliki suhu stabil dan sistem monitoring digital 24 jam.

2. Perhatikan Lokasi yang Strategis

Lokasi merupakan faktor penting yang sering diabaikan.

Pilih cold storage yang berada di:

  • kawasan industri

  • dekat jalur logistik

  • mudah dijangkau truk

  • minim kemacetan

Contohnya cold storage Jababeka, yang dikenal sangat strategis karena berada di pusat manufaktur dan distribusi.

3. Cek Kecepatan Pelayanan dan Proses Operasional

Cold storage profesional harus memiliki:

  • waktu inbound–outbound cepat

  • staf yang responsif

  • proses penerimaan barang jelas

  • SOP keamanan yang diterapkan dengan ketat

Semakin cepat prosesnya, semakin efisien operasional bisnis Anda.

4. Pastikan SDM dan Tim Operasional Berpengalaman

SDM yang profesional sangat penting untuk:

  • menangani produk sensitif suhu

  • menjaga kebersihan dan keamanan

  • memastikan akurasi inventaris

  • meminimalkan kesalahan handling

Cold storage yang baik biasanya memiliki tim khusus yang terlatih dalam cold chain management.

5. Cek Keamanan dan Kebersihan Fasilitas

Fasilitas cold storage harus memenuhi standar seperti:

  • kebersihan rutin

  • sistem keamanan (CCTV 24 jam)

  • alarm suhu

  • ventilasi dan pengaturan kelembapan

  • sertifikasi food safety (jika ada)

Fasilitas yang bersih dan aman memastikan produk tetap higienis dan berkualitas.

6. Pertimbangkan Kapasitas dan Fleksibilitas Ruangan

Setiap bisnis memiliki kebutuhan penyimpanan berbeda. Pastikan cold storage menyediakan:

  • kapasitas fleksibel

  • ruangan yang dapat disesuaikan

  • opsi penyimpanan pallet kecil maupun besar

  • sistem rak yang aman dan rapi

Ini penting untuk menghindari kelebihan biaya penyimpanan.

7. Pilih Cold Storage yang Menawarkan Layanan Distribusi

Cold storage yang menyediakan truck reefer memberi Anda keuntungan besar:

  • pengiriman dalam suhu stabil

  • menjaga kualitas selama distribusi

  • efisiensi rantai dingin (cold chain)

  • layanan one-stop solution

Bisnis Anda tidak perlu mencari pihak ketiga untuk pengiriman bersuhu rendah.

8. Bandingkan Harga dan Layanan

Harga cold storage berbeda tergantung:

  • kapasitas

  • durasi simpan

  • jenis suhu

  • tambahan seperti distribusi reefer

Yang terpenting bukan harga paling murah, tetapi nilai layanan terbaik untuk operasional bisnis Anda.

Kesimpulan

Memilih cold storage yang tepat sangat penting untuk menjaga kualitas produk dan memastikan proses distribusi berjalan lancar. Perhatikan kebutuhan suhu, lokasi, SDM, keamanan, dan layanan pendukung seperti truck reefer.

Jika bisnis Anda berada di kawasan industri, cold storage dengan lokasi strategis seperti Jababeka dan layanan profesional dapat membuat operasional jauh lebih efisien.